Perang AS-Iran Memasuki Bulan Kelima, Dukungan Publik Terhadap Trump Terus Menurun - Bergas Media
DuniaInternasional

Perang AS-Iran Memasuki Bulan Kelima, Dukungan Publik Terhadap Trump Terus Menurun

34
×

Perang AS-Iran Memasuki Bulan Kelima, Dukungan Publik Terhadap Trump Terus Menurun

Share this article
Ilustrasi Konflik Perang AS Iran

BERGASMEDIA.COM – Pemerintahan Presiden Donald Trump menggelar rapat kabinet dengan agenda utama membahas perkembangan perang AS-Iran yang kini telah memasuki bulan kelima. Konflik yang sebelumnya dijanjikan hanya berlangsung beberapa pekan itu kini menjadi sorotan karena belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, sebelumnya mengatakan bahwa rapat kabinet tersebut akan menjadi “sangat menyenangkan dan sesuatu yang berbeda untuk dialami bersama oleh anggota kabinet.” Namun di balik suasana tersebut, perhatian utama tetap tertuju pada perkembangan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Dukungan Publik terhadap Perang AS-Iran Terus Merosot

Seiring berlarutnya konflik, dukungan masyarakat Amerika Serikat terhadap perang AS-Iran terus mengalami penurunan. Berdasarkan survei terbaru Reuters/Ipsos, hanya sekitar sepertiga warga Amerika yang masih mendukung operasi militer tersebut.

Angka tersebut menjadi tingkat dukungan terendah sejak konflik dimulai dan mencerminkan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap dampak perang yang berkepanjangan, baik dari sisi ekonomi maupun keamanan nasional.

Senat AS Gagal Meloloskan Resolusi Penghentian Perang

Gelombang penolakan juga terlihat di Kongres Amerika Serikat. Senat AS gagal meloloskan resolusi simbolis yang menyerukan penghentian perang setelah hasil pemungutan suara berakhir sangat tipis, yakni 49 suara mendukung berbanding 50 suara menolak.

Meski resolusi tersebut tidak mengikat secara hukum, hasil pemungutan suara menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang semakin tajam di kalangan legislator terkait kelanjutan operasi militer terhadap Iran.

Perusahaan Energi Raup Keuntungan Besar

Di tengah memanasnya konflik AS-Iran, sejumlah perusahaan energi justru menikmati lonjakan keuntungan akibat meningkatnya harga energi global.

ExxonMobil melaporkan laba yang mencapai dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, Chevron membukukan keuntungan lebih dari lima kali lipat, didorong oleh kenaikan harga minyak dan gas dunia selama konflik berlangsung.

Kondisi tersebut kembali memicu perdebatan mengenai dampak ekonomi dari perang yang berkepanjangan, di mana sebagian perusahaan memperoleh keuntungan besar, sementara pemerintah menghadapi tekanan politik dan menurunnya dukungan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *