Traveling

Wisata Alam Kecamatan Tempursari Lumajang, Menjelajahi Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Timur dari Pantai Watu Godeg hingga Sumber Air Umbulan

181

BERGASMEDIA.COM , LUMAJANG – Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, menjadi salah satu kawasan yang menyimpan kekayaan wisata alam di pesisir selatan Jawa Timur. Berada di ujung selatan Kabupaten Lumajang dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang serta Samudra Indonesia, wilayah ini menawarkan beragam destinasi mulai dari pantai, pemandian alami, air terjun, kawasan perbukitan, hingga wisata keluarga yang masih asri.

Berbeda dengan destinasi wisata yang telah ramai dikunjungi wisatawan, sebagian besar objek wisata di Tempursari masih mempertahankan keaslian alamnya. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Secara geografis, Kecamatan Tempursari berada pada koordinat sekitar 8°16’54” Lintang Selatan dan 112°58’27” Bujur Timur, atau sekitar 64 kilometer dari pusat Kota Lumajang.

Wilayah ini memiliki luas sekitar 101,62 kilometer persegi dengan karakter alam yang beragam, mulai dari kawasan pesisir hingga perbukitan dengan ketinggian antara 0–600 meter di atas permukaan laut. Curah hujan rata-rata mencapai 2.252 milimeter per tahun dengan sekitar 120 hari hujan, sehingga kawasan ini memiliki sumber daya air yang melimpah.

Secara administratif, Tempursari terdiri atas tujuh desa, yaitu:

  • Bulurejo
  • Kaliuling
  • Pundungsari
  • Purorejo
  • Tegalrejo
  • Tempurejo
  • Tempursari

Adapun batas wilayah Kecamatan Tempursari meliputi:

  • Utara: Kecamatan Pronojiwo
  • Timur: Kecamatan Pasirian
  • Selatan: Samudra Indonesia
  • Barat: Kabupaten Malang

Baca Juga : Ulang Tahun Ke-8 Muhammad Fathir Kusuma Ramadhan Dihiasi Kebetulan Angka Menarik

Mayoritas masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga usaha mikro yang berkembang seiring meningkatnya sektor pariwisata.

1. Sumber Air Umbulan, Mata Air Alami Favorit Wisatawan

Salah satu destinasi paling terkenal di Kecamatan Tempursari adalah Sumber Air Umbulan yang berada di Desa Purorejo.

Objek wisata ini menawarkan kolam pemandian alami dengan air yang berasal langsung dari mata air pegunungan. Airnya sangat jernih, dingin, dan terus mengalir dari sela-sela bebatuan sehingga memberikan sensasi menyegarkan meskipun cuaca sedang terik.

Suasana rindang yang dipenuhi pepohonan besar membuat wisatawan dapat bersantai sambil menikmati udara segar. Selain menjadi destinasi wisata, mata air ini juga berfungsi sebagai sumber air bersih masyarakat dan sistem irigasi lahan pertanian di sekitarnya.

Menariknya, pengunjung dapat menikmati wisata alam ini tanpa dipungut biaya masuk sehingga menjadi salah satu tujuan favorit warga Lumajang maupun wisatawan dari luar daerah.

2. Pantai Watu Godeg, Keindahan Batu Bergoyang di Selatan Lumajang

Berada di Desa Bulurejo, Pantai Watu Godeg menjadi salah satu pantai eksotis yang masih jarang diketahui wisatawan.

Nama Watu Godeg berasal dari sebuah batu besar di tepi pantai yang tampak bergoyang ketika diterjang ombak besar Samudra Indonesia. Fenomena alam tersebut menjadi daya tarik unik yang tidak banyak ditemukan di pantai lainnya.

Pantai ini memiliki hamparan pasir hitam berkilau, tebing alami, serta panorama laut lepas yang memanjakan mata.

Selain sebagai objek wisata, kawasan Watu Godeg memiliki nilai budaya karena masyarakat Hindu setempat rutin menggelar tradisi larung sesaji pada Bulan Suro. Pada momen tertentu, kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai lokasi berbagai kegiatan masyarakat.

Suasana yang masih alami menjadikan Pantai Watu Godeg cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan maupun berburu fotografi lanskap.

3. Watu Gedek, Tempat Singgah Menikmati Panorama Jalur Lintas Selatan

Selain Watu Godeg, Tempursari juga memiliki destinasi Watu Gedek yang berada di Desa Tempursari.

Lokasinya berada di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) sehingga sering dijadikan tempat singgah oleh wisatawan maupun pengendara yang melintasi kawasan pesisir selatan Lumajang.

Dari lokasi ini pengunjung dapat menikmati pemandangan laut, perbukitan hijau, serta hembusan angin pantai yang menyejukkan. Keindahan panorama tersebut menjadikan Watu Gedek sebagai salah satu lokasi favorit untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

4. Air Terjun Coban Pabrikan, Pesona Alam yang Masih Perawan

Bagi pencinta wisata petualangan, Coban Pabrikan di Desa Purorejo menawarkan pengalaman berbeda.

Air terjun ini berada di tengah kawasan hutan yang masih alami. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalur setapak yang dikelilingi pepohonan hijau.

Perjalanan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri karena wisatawan dapat menikmati suasana hutan tropis sebelum tiba di air terjun yang mengalir deras dari tebing batu.

Keasrian alam yang masih terjaga membuat Coban Pabrikan menjadi destinasi favorit bagi pencinta trekking dan fotografi alam.

5. Air Terjun Tiga Bidadari, Surga Tersembunyi di Desa Kaliuling

Tempursari juga memiliki Air Terjun Tiga Bidadari yang berada di Desa Kaliuling.

Lokasi air terjun ini cukup tersembunyi sehingga wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalur berbatu dan aliran sungai.

Meski membutuhkan tenaga ekstra, panorama yang disuguhkan sangat memukau. Air yang jernih, udara sejuk, serta tebing tinggi menjadikan lokasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang masih benar-benar alami.

6. Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Wisata Bahari dan Aktivitas Nelayan

Di kawasan pesisir Tempursari juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi pusat aktivitas nelayan.

Selain menjadi lokasi transaksi hasil tangkapan laut, kawasan ini juga menarik dikunjungi wisatawan yang ingin melihat aktivitas nelayan secara langsung.

Pengunjung dapat membeli berbagai jenis ikan segar hasil tangkapan nelayan sekaligus menikmati panorama pantai selatan.

7. Pundungsari Park, Wisata Keluarga Bernuansa Alam

Bagi wisata keluarga, Pundungsari Park menjadi salah satu destinasi yang terus berkembang.

Wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini menawarkan berbagai fasilitas seperti kolam renang anak dan dewasa, waterboom, taman bermain, gazebo, hingga wahana Waterball dan Ayunan.

Suasananya yang sejuk dengan latar perbukitan membuat Pundungsari Park menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

8. Dam Rawaan, Wisata Sejarah dan Penyangga Pertanian

Tidak hanya menawarkan panorama alam, Tempursari juga memiliki peninggalan bersejarah berupa Dam Rawaan Sukosari di Desa Pundungsari.

Bangunan yang dibangun pada masa kolonial Belanda tersebut hingga kini masih berfungsi sebagai sistem irigasi utama yang mengairi sekitar 321 hektare lahan pertanian di Desa Tempursari, Tempurejo, dan Bulurejo.

Saluran sepanjang sekitar empat kilometer ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang sektor pertanian masyarakat hingga sekaran.

Baca juga : Lumajang Puncaki Wisman Jawa Timur 2026

Tempursari, Destinasi Ekowisata Masa Depan Lumajang

Melimpahnya potensi wisata yang dimiliki menjadikan Kecamatan Tempursari sebagai salah satu kawasan dengan prospek besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata unggulan Kabupaten Lumajang.

Mulai dari mata air alami, pantai eksotis, air terjun tersembunyi, kawasan perbukitan, wisata keluarga, hingga wisata sejarah berpadu menjadi daya tarik yang lengkap dalam satu kawasan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengelolaan berbasis masyarakat, serta berkembangnya UMKM lokal, Tempursari tidak hanya menjadi tujuan rekreasi, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain keindahan Lumajang, Kecamatan Tempursari menawarkan pengalaman yang berbeda,lebih tenang, lebih alami, dan kaya akan pesona alam yang masih terjaga.

Exit mobile version