BERGASMEDIA.COM – Proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) terus menunjukkan progres positif. Ruas Gending–Besuki yang merupakan bagian dari Tahap I kini telah menyelesaikan konstruksi fisik dan memasuki tahapan akhir berupa Uji Laik Fungsi Operasional (ULFO) sebelum dibuka untuk masyarakat.
Keberadaan jalan tol ini menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah Tapal Kuda, mempercepat distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Jawa Timur.
Perjalanan Lebih Cepat dan Efisien
Salah satu manfaat terbesar dari beroperasinya ruas Gending–Besuki adalah berkurangnya waktu perjalanan secara signifikan. Jika sebelumnya perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki membutuhkan waktu sekitar dua jam melalui jalur nasional, nantinya pengendara cukup menempuh perjalanan sekitar 1 jam 15 menit melalui jalan tol dengan kecepatan rata-rata 80–100 km/jam.
Penghematan waktu ini diharapkan memberikan efisiensi bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga kendaraan logistik yang melintasi kawasan timur Pulau Jawa.
Pembangunan Tahap I Telah Rampung
Tahap pertama Jalan Tol Prosiwangi mencakup ruas Gending hingga Besuki dengan panjang sekitar 49 kilometer. Pembangunan tersebut dibagi ke dalam tiga seksi, yakni:
- Seksi 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer.
- Seksi 2 Kraksaan–Paiton.
- Seksi 3 Paiton–Besuki.
Seluruh pekerjaan utama pada ketiga seksi tersebut telah selesai. Saat ini pemerintah bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan operator jalan tol fokus menyelesaikan tahapan pemeriksaan keselamatan jalan sebelum ruas resmi dioperasikan.
Masuk Tahap Uji Laik Fungsi
Sebelum dibuka untuk umum, Jalan Tol Prosiwangi wajib melalui Uji Laik Fungsi Operasional (ULFO). Tahapan ini bertujuan memastikan seluruh infrastruktur, sistem keselamatan, rambu, penerangan, drainase, hingga fasilitas pendukung telah memenuhi standar operasional.
Apabila seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi, pemerintah akan menerbitkan Sertifikat Laik Operasi sebagai dasar pengoperasian jalan tol.
Perkuat Jalur Ekonomi Jawa Timur
Jalan Tol Prosiwangi diproyeksikan menjadi penghubung utama kawasan industri, pertanian, perkebunan, dan perikanan di wilayah timur Jawa. Kehadiran jalan bebas hambatan ini juga akan mempercepat distribusi barang menuju berbagai daerah di Jawa Timur maupun ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Selain sektor logistik, akses menuju berbagai destinasi wisata seperti Gunung Bromo, Taman Nasional Baluran, Kawah Ijen, Pantai Boom Banyuwangi, hingga kawasan wisata Situbondo akan semakin mudah dijangkau wisatawan.
Pembangunan Berlanjut Hingga Banyuwangi
Setelah penyelesaian ruas Gending–Besuki, pemerintah akan melanjutkan pembangunan ruas berikutnya menuju Situbondo hingga Banyuwangi. Jika seluruh tahapan selesai, Jalan Tol Prosiwangi akan menjadi penghubung terakhir jaringan Tol Trans Jawa yang membentang dari Merak, Banten hingga Ketapang, Banyuwangi.
Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing kawasan timur Pulau Jawa sekaligus memperkuat konektivitas nasional menuju pintu gerbang Pulau Bali.
