Bergas Media – Utang pemerintah global kembali mencetak rekor baru pada awal 2026. Melansir laporan dari media internasional seperti IndiaTimes, total utang publik dunia pada 2025 telah melampaui 110,9 triliun dolar AS atau sekitar Rp1.880.000 triliun (kurs Rp16.950 per dolar AS), menjadikannya level tertinggi sepanjang sejarah.
Lonjakan ini mencerminkan tekanan ekonomi global yang masih berlangsung, mulai dari dampak pandemi, konflik geopolitik, hingga kebutuhan pembiayaan pembangunan di berbagai negara.
Di tengah angka fantastis tersebut, sejumlah negara dengan ekonomi terbesar dunia menjadi penyumbang utama utang global. Menariknya, posisi teratas masih didominasi oleh Amerika Serikat yang jauh meninggalkan negara lain.
Amerika Serikat Tak Tertandingi
Amerika Serikat tetap menjadi negara dengan utang terbesar di dunia pada 2026 dengan total mencapai sekitar 38,27 triliun dolar AS atau setara Rp648.000 triliun.
Angka ini setara dengan lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam satu tahun terakhir saja, pemerintah federal menambah hampir 2,9 triliun dolar AS (≈ Rp49.000 triliun) ke dalam utang nasional.
Peningkatan ini dipicu oleh defisit anggaran yang terus berlanjut, lonjakan biaya bunga, serta besarnya tanggung jawab pengeluaran jangka panjang seperti jaminan sosial dan kesehatan.
Daftar Negara dengan Hutang Terbesar Dunia 2026
1. Amerika Serikat
Utang: 38,27 triliun dolar AS (Rp648.000 triliun)
2. Tiongkok
Utang: 18,7 triliun dolar AS (Rp317.000 triliun)
Tiongkok mencatat pertumbuhan utang tercepat, naik 13,6% dalam setahun.
3. Jepang
Utang: 9,83 triliun dolar AS (Rp166.000 triliun)
Rasio utang mencapai sekitar 230% dari PDB.
Baca JUga : ByteDance Jual Moonton ke Savvy Games Group Rp101 Triliun, Arah Baru Industri Game Global
4. Inggris
Utang: 4 triliun dolar AS (Rp67.800 triliun)
5. Prancis
Utang: 3,92 triliun dolar AS ( Rp66.400 triliun)
