Otomotif

Máximo Quiles Juara Dunia Moto3 2026! Meski Masih Ada 5 Race Tersisa

48

BERGAS MEDIA – Kejuaraan dunia Moto3 2026 menghadirkan kejutan besar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pembalap muda Spanyol, Máximo Quiles, resmi mengunci gelar juara dunia setelah memenangkan Grand Prix Indonesia, Minggu (11/10/2026), meskipun masih ada lima seri balapan tersisa.

Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut memastikan gelar melalui kemenangan yang meyakinkan. Berusia 18 tahun, Quiles mengakhiri persaingan perebutan titel lebih awal setelah mengumpulkan keunggulan poin yang tidak mungkin dikejar para rivalnya.

Melansir laporan resmi MotoGP, Máximo Quiles menjadi juara dunia Moto3 2026 dengan lima putaran tersisa. Ia juga mencatatkan kemenangan ke-10 musim ini, mempertegas dominasinya sepanjang kejuaraan.

Keberhasilan tersebut membuat Mandalika menjadi saksi momen penting dalam karier pembalap bernomor 28 itu. Bukan hanya memenangkan balapan di Indonesia, Quiles juga merayakan gelar juara dunia di podium yang sama.

Máximo Quiles Menang di Mandalika dan Kunci Gelar Moto3

Persaingan Moto3 GP Indonesia berlangsung ketat sejak awal. David Almansa yang memulai balapan dari posisi kedua langsung mendapatkan start bagus, sementara Quiles bergerak cepat untuk masuk ke barisan depan.

Pada putaran pertama, Quiles sudah berada di posisi kedua. Memasuki putaran kedua, ia mengambil alih pimpinan lomba dan mulai membangun jarak dari para pesaingnya.

Almansa sempat memberikan perlawanan dan berusaha memangkas selisih waktu. Namun, Quiles mampu menjaga ritme balapan hingga memasuki putaran-putaran terakhir.

Keunggulan yang terus dipertahankannya membuat pembalap Spanyol tersebut berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama. Almansa menyelesaikan lomba di urutan kedua, sedangkan Brian Uriarte mengamankan posisi ketiga.

Hasil itu menjadi kemenangan ke-10 Quiles pada musim 2026. Lebih penting lagi, tambahan poin dari GP Indonesia memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 resmi menjadi milik Máximo Quiles.

Kemenangan di Mandalika sekaligus menutup persaingan gelar yang sebelumnya masih melibatkan beberapa pembalap. Dengan keunggulan yang telah terkunci secara matematis, lima seri berikutnya tidak lagi menentukan siapa juara dunia Moto3 musim ini.

Baca Juga : Veda Ega Pratama Finis P6 di Mandalika Naik ke Peringkat 7 Moto3

Klasemen Moto3 2026: Keunggulan Quiles Tak Terkejar

Konsistensi menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Máximo Quiles merebut gelar juara dunia Moto3. Sepanjang musim, ia mampu mengumpulkan poin besar dan mempertahankan jarak dari para pesaing terdekatnya.

Setelah GP Indonesia, Quiles mengoleksi 351 poin. David Almansa berada di posisi kedua dengan 219 poin, sedangkan Brian Uriarte menempati urutan ketiga dengan 203 poin.

Berikut posisi tiga besar klasemen Moto3 2026 setelah GP Mandalika:

PosisiPembalapPoin
1Máximo Quiles351
2David Almansa219
3Brian Uriarte203

Sumber: MotoGP, hasil dan klasemen setelah GP Indonesia, 11 Oktober 2026.

Quiles unggul 132 poin dari Almansa. Dengan lima balapan utama tersisa dan maksimal 125 poin yang dapat diperoleh seorang pembalap, keunggulan tersebut sudah cukup untuk memastikan gelar juara dunia.

Artinya, sekalipun Almansa atau pembalap lain memenangkan seluruh lima balapan berikutnya, mereka tetap tidak dapat melampaui total poin Quiles pada akhir musim.

Dengan demikian, juara dunia Moto3 2026 sudah dipastikan sebelum musim berakhir. Fokus persaingan kini beralih pada perebutan posisi kedua dan peringkat akhir para pembalap.

Masih Ada 5 Race Tersisa, Ini Jadwal Moto3 2026

Meski gelar juara dunia sudah diamankan, musim Moto3 2026 belum selesai. Setelah balapan di Mandalika, kalender kejuaraan masih menyisakan lima seri yang akan berlangsung di Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.

Berikut jadwal lima seri terakhir Moto3 2026 berdasarkan kalender MotoGP:

SeriGrand PrixTanggal
18Australia23–25 Oktober 2026
19Malaysia30 Oktober–1 November 2026
20Qatar6–8 November 2026
21Portugal20–22 November 2026
22Valencia27–29 November 2026

Jadwal tersebut merupakan rentang akhir pekan Grand Prix, bukan hanya tanggal balapan utama Moto3.

Lima seri tersisa tetap penting bagi pembalap yang memburu posisi lebih tinggi dalam klasemen. David Almansa masih harus mempertahankan peringkat kedua dari kejaran Brian Uriarte, sementara persaingan di kelompok tengah juga berpotensi berubah.

Bagi Quiles sendiri, sisa balapan menjadi kesempatan untuk menambah kemenangan dan memperkuat catatan prestasinya. Setelah memastikan gelar, ia dapat melanjutkan musim tanpa tekanan perebutan titel dunia.

Máximo Quiles Masuk Kelompok Elite Pembalap Dunia

Mengunci gelar dengan lima putaran tersisa merupakan pencapaian langka dalam sejarah balap motor dunia. Menurut MotoGP, sebelum Quiles, hanya Mike Hailwood, Giacomo Agostini, dan Marc Márquez yang pernah memastikan gelar kejuaraan dunia di salah satu kelas ketika musim masih menyisakan lima seri.

Kini, nama Máximo Quiles masuk ke dalam kelompok eksklusif tersebut.

Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi pembalap asal Spanyol yang lahir pada 2008 itu. Ia memperlihatkan kemampuan mengelola tekanan, menjaga konsistensi, serta memanfaatkan peluang dalam persaingan melawan pembalap muda terbaik dunia.

Keberhasilan di Mandalika juga menjadi penegasan atas performanya sepanjang musim. Sepuluh kemenangan hingga GP Indonesia memperlihatkan bahwa gelar yang diraihnya bukan sekadar hasil dari satu balapan, melainkan buah dari performa kompetitif sepanjang kejuaraan.

MotoGP juga melaporkan bahwa Quiles akan melanjutkan perjalanan kariernya ke kelas Moto2 pada musim berikutnya. Dengan gelar Moto3 sudah berada dalam genggamannya, perhatian berikutnya akan tertuju pada persiapan menghadapi tantangan di kelas yang lebih tinggi.

Veda Ega Pratama dan Persaingan di Lima Seri Terakhir

Di tengah keberhasilan Quiles mengunci gelar, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama juga mencuri perhatian dalam balapan kandang di Mandalika.

Pembalap Honda Team Asia tersebut finis keenam setelah memulai balapan dari posisi ketujuh. Hasil itu memberinya tambahan 10 poin dan membantu memperbaiki posisinya di klasemen sementara.

Dengan lima seri tersisa, Veda masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan peringkat akhirnya. Persaingan di papan tengah akan menjadi tantangan tersendiri karena jarak poin antarpembalap relatif berdekatan.

Bagi penggemar Indonesia, keberhasilan Veda finis keenam di Mandalika menjadi salah satu catatan positif dari GP Indonesia. Sementara itu, kemenangan Quiles memastikan bahwa perebutan gelar juara dunia Moto3 2026 telah berakhir lebih cepat.

Exit mobile version