Bergas Media, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau terus mendorong Geopark Sangkulirang-Mangkalihat untuk meraih status Geopark Nasional sekaligus diproyeksikan masuk bagian dari UNESCO Global Geopark. Kawasan karst seluas sekitar 1,8 juta hektare ini dinilai memiliki kekayaan geologi, sejarah, dan biodiversitas yang sangat bernilai di tingkat dunia.
Bentang Alam Karst Terbesar dan Unik
Kawasan geopark Sangkulirang-Mangkalihat membentang di wilayah Kabupaten Kutai Timur (kususnya masuk di Kecamatan Bengalon) dan Berau. Lanskapnya didominasi pegunungan kapur dengan bentuk khas seperti tebing bergerigi menyerupai gergaji.
Formasi geologi tersebut terbentuk melalui proses alam selama jutaan tahun dan kini menjadi laboratorium alam penting untuk penelitian dan pendidikan.
Situs Lukisan Purba Tertua di Dunia
Keunggulan lain dari Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ini adalah keberadaan ratusan gua prasejarah yang menyimpan lukisan cadas (rock art) berusia lebih dari 40.000 tahun. Temuan ini menjadikan kawasan ini sebagai salah satu situs seni tertua di dunia sekaligus bukti keberadaan manusia purba di Kalimantan.
Menuju Verifikasi Geopark Nasional 2026
Melansir dari kutaitimurkab.go.id, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama berbagai pihak saat ini tengah mempersiapkan proses verifikasi lapangan oleh tim nasional yang dijadwalkan berlangsung pada periode April hingga Juli 2026.
Upaya tersebut mencakup penyempurnaan dokumen, koordinasi lintas sektor, serta penguatan kelembagaan sebagai bagian dari tahapan menuju status Aspiring Geopark Nasional.
Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Bappeda Kutai Timur, Ripto Widargo, menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah memfokuskan upaya untuk meraih status Geopark Nasional terlebih dahulu. Ia menambahkan, koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat agar seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.
“Kita akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk mempertajam langkah-langkah strategis yang telah disusun, sehingga seluruh persiapan dapat berjalan lebih terarah dan terukur menjelang proses verifikasi lapangan,” tegasnya.
Upaya edukasi masyarakat juga menjadi perhatian melalui penguatan program sekolah Adiwiyata dengan penambahan materi wawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat serta penyediaan corner geopark di lingkungan sekolah.
Tidak hanya itu, pengembangan geoproduk berbasis potensi lokal juga didorong, seperti produk kakao, makanan khas daerah, hingga kerajinan tangan masyarakat. Berbagai merchandise geopark seperti rompi, kaos, dan gantungan kunci juga direncanakan sebagai bagian dari upaya promosi kawasan.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap Geopark Sangkulirang–Mangkalihat dapat segera meraih status Geopark Nasional dan menjadi kebanggaan daerah sekaligus destinasi unggulan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
26 Geosite Bernilai Global
Sebanyak 26 geosite telah teridentifikasi di kawasan ini, terdiri dari:
- 11 geosite di Kutai Timur
- 15 geosite di Berau
Setiap lokasi memiliki nilai ilmiah, edukatif, dan estetika yang tinggi, mendukung pengembangan geopark sebagai destinasi kelas dunia
Tiga Pilar Pengembangan Geopark
Pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat berfokus pada tiga pilar utama:
- Konservasi – perlindungan ekosistem karst dan warisan budaya
- Edukasi – peningkatan kesadaran masyarakat
- Ekonomi lokal – pengembangan berbasis masyarakat
Pendekatan ini diharapkan mampu menjadikan geopark sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Timur, khusunya kabupaten Berau dan Kutai Timur.
Logo Geopark Sangkulirang–Mangkalihat
Peluang Jadi Destinasi Wisata Dunia
Dengan potensi luar biasa, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat memiliki peluang besar menjadi destinasi unggulan global. Selain memperkuat sektor pariwisata, status UNESCO nantinya juga akan meningkatkan pengakuan internasional terhadap kekayaan alam Indonesia.
untuk mendapatkan Logo Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dan mendukung Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk meraih status Geopark Nasional sekaligus diproyeksikan masuk bagian dari UNESCO Global Geopark gambar silahkan unduh melalui link berikut ini : https://drive.kutaitimurkab.go.id/index.php/s/96kDQWMQxKSEwfg
