Kerugian Besar bagi Persija Jakarta
Meski pertandingan tetap berlangsung, pemindahan venue jelas menjadi kerugian tersendiri bagi Persija Jakarta. Klub ibu kota itu kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri serta dukungan penuh puluhan ribu Jakmania yang biasanya memadati stadion.
Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Ia menilai pihak klub sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan pertandingan berjalan aman apabila digelar di Jakarta.
Menurut Ferry, sepanjang musim ini Persija dan Jakmania telah menunjukkan perilaku yang jauh lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Tidak ada insiden besar yang membuat operator liga maupun federasi khawatir terhadap pelaksanaan pertandingan kandang Persija.
“Padahal kami sudah berupaya, bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kami sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun I.League khawatir dengan kondisi ini,” kata Ferry Indrasjarief.
Ia menambahkan bahwa kerugian terbesar bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga hilangnya kesempatan Jakmania menyaksikan langsung laga terbesar musim ini di kandang sendiri.
“Jelas sebuah kerugian. Pertama kerugian finansial, karena kami tidak bisa menyelenggarakan pertandingan di kandang sendiri. Tapi yang paling penting adalah kerugian suporter kami,” lanjutnya.
Mauricio Souza Kecewa Tak Bisa Bermain di Jakarta
Tak hanya manajemen dan suporter, kekecewaan juga dirasakan pelatih Persija, Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil tersebut disebut berharap timnya bisa memainkan laga penting melawan Persib di depan pendukung sendiri.
Atmosfer kandang dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Persija musim ini. Dukungan Jakmania kerap memberikan motivasi tambahan bagi para pemain ketika menjalani pertandingan besar.
Namun, Mauricio Souza memahami keputusan pihak keamanan dan memilih fokus mempersiapkan tim agar tetap tampil maksimal di Samarinda.
“Ketika saya komunikasi dengan Mauricio Souza, pelatih pun sama. Dia kecewa tidak bisa main di rumah, kecewa tidak bisa main di depan pendukung sendiri. Tapi mau bagaimana lagi kalau pihak keamanan memang tidak memberikan izin. Jadi main di mana pun, Persija akan siap,” ujar Ferry Indrasjarief.
Laga Sarat Gengsi dan Penentu Posisi Klasemen
Pertandingan Persija vs Persib musim ini bukan sekadar soal rivalitas tradisional. Duel tersebut juga sangat penting dalam perebutan posisi klasemen Super League 2025/2026.
Baik Persija maupun Persib sama-sama membutuhkan poin penuh demi menjaga peluang mereka di papan atas. Situasi ini membuat pertandingan dipastikan berlangsung panas sejak menit pertama.
Persib Bandung datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Sementara Persija ingin memanfaatkan momentum untuk bangkit dan menjaga peluang finis di posisi terbaik akhir musim.
Rivalitas kedua tim selalu menghadirkan atmosfer berbeda dalam sepak bola Indonesia. Pertemuan mereka bukan hanya menarik perhatian suporter kedua klub, tetapi juga pecinta sepak bola nasional secara keseluruhan.
Jakmania Tetap Siap Dukung Persija di Samarinda
Walaupun pertandingan dipindahkan ke Kalimantan Timur, Persija optimistis dukungan Jakmania tetap terasa kuat di Stadion Segiri. Kehadiran suporter dalam pertandingan menjadi suntikan moral penting bagi skuad Macan Kemayoran.
Banyak Jakmania disebut siap melakukan perjalanan jauh demi mendukung tim kesayangan mereka. Hal tersebut memperlihatkan loyalitas besar suporter Persija dalam mendampingi klub di berbagai kondisi.
Persija juga berharap pertandingan ini menjadi contoh positif bahwa rivalitas besar sepak bola Indonesia dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas.
Klub secara resmi mengimbau seluruh suporter yang hadir agar menjaga ketertiban sebelum, selama, dan setelah pertandingan berlangsung.
Manajemen Persija menekankan pentingnya saling menghormati antarpendukung serta menghindari tindakan provokatif yang dapat merusak citra sepak bola nasional.
