Meski Libur Panjang, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Tetap Siaga Layani Pasien Darurat - Bergas Media
Kesehatan

Meski Libur Panjang, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Tetap Siaga Layani Pasien Darurat

29
×

Meski Libur Panjang, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Tetap Siaga Layani Pasien Darurat

Share this article
sorce: kemenkes.go.id

Menkes Pastikan Rumah Sakit Kemenkes Tetap Layani Pasien Darurat Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026

Bergasmedia.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal yang berada di bawah Kementerian Kesehatan tetap memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien darurat selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 yang berlangsung pada 20 hingga 24 Maret 2026.

Keputusan ini diambil untuk menjamin masyarakat tetap dapat memperoleh akses layanan kesehatan penting meskipun berada dalam masa libur nasional yang cukup panjang.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Budi saat melakukan peninjauan kesiapan layanan kesehatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, pada Senin (16/3). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, termasuk di sektor kesehatan, meskipun terdapat kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian aparatur sipil negara selama periode libur nasional.

Budi menegaskan bahwa hampir seluruh rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan akan tetap membuka layanan penanganan kasus darurat selama masa libur tersebut.

“Rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan jumlahnya hampir 40 rumah sakit. Selama libur panjang ini, sesuai arahan Presiden, semuanya tetap beroperasi untuk melayani tindakan emergensi,” ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa berbagai layanan penanganan kondisi darurat tetap disiagakan selama 24 jam, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), pemeriksaan CT Scan untuk pasien stroke, hingga tindakan operasi bagi korban kecelakaan atau pasien dengan kondisi perdarahan serius.

Menurutnya, kesiapan tenaga medis serta fasilitas penunjang telah dipastikan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal selama masyarakat menjalani masa libur dan perayaan hari besar keagamaan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional, khususnya dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menyiagakan berbagai fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Tercatat terdapat sekitar 3.292 rumah sakit, lebih dari 10.300 puskesmas, serta 119.372 Public Safety Center (PSC) yang akan mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga : IKN Menjadi Destinasi Wista Baru, Pengunjung Kini Bisa Tur Keliling KIPP Dengan Pemandu Wista Lokal

Selain itu, pemerintah juga mengaktifkan sekitar 2.700 Pos Pelayanan Kesehatan yang tersebar di 31 provinsi. Pos kesehatan tersebut didukung oleh 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan yang siap memberikan layanan jika terjadi kondisi darurat maupun potensi gangguan kesehatan selama masa libur.

Di sisi lain, Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas pelayanan publik selama masa libur nasional.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan kendala dalam pelayanan kesehatan di lapangan.

Menurut Rini, pemerintah telah menyediakan berbagai saluran pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memberikan masukan terkait kualitas layanan publik.

“Kesehatan adalah layanan dasar yang harus tersedia setiap saat. Kami menyediakan portal pengaduan melalui SP4N-LAPOR! di laman www.lapor.go.id. Selain itu juga tersedia Survei Kepuasan Masyarakat berbasis barcode di fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masa mendatang.

Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang tetap bertugas melayani masyarakat selama periode libur panjang. Dedikasi tenaga medis dinilai sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyoroti berbagai inovasi pelayanan yang mulai diterapkan di sejumlah rumah sakit, salah satunya sistem pendaftaran pasien secara daring yang telah digunakan di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Inovasi tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan sekaligus mengurangi antrean di fasilitas kesehatan.

Pemerintah berharap sistem serupa dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai rumah sakit di Indonesia agar pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat, efisien, dan merata.

Baca Juga : Pemerintah Optimalkan Tol IKN Untuk Mendukung Perjalanan Selama Mudik Lebaran 2026

Dengan kesiapan rumah sakit, tenaga medis, serta fasilitas kesehatan yang telah disiagakan, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani libur Nyepi dan Idul Fitri dengan lebih tenang karena layanan kesehatan tetap tersedia kapan pun dibutuhkan.

Sumber: kemenkes.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *