Setiap akhir pekan, ratusan masyarakat datang berkunjung ke kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan IKN. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan layanan bus listrik yang disediakan untuk berkeliling kawasan.
Begitu perjalanan dimulai, para Pemandu Wisata IKN langsung memberikan penjelasan mengenai berbagai lokasi yang dilewati. Mulai dari kawasan kantor pemerintahan, area ruang terbuka hijau, hingga bangunan penting yang menjadi simbol pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Bagi para pengunjung, keberadaan pemandu wisata tersebut membuat kunjungan menjadi jauh lebih menarik. Mereka tidak hanya melihat bangunan atau infrastruktur yang sedang dibangun, tetapi juga mengetahui makna serta konsep pembangunan yang diterapkan di IKN.
Salah satu pengunjung bernama Rafi mengaku cukup terkesan dengan pelayanan yang diberikan selama mengikuti tur di kawasan ibu kota baru tersebut. Ia awalnya datang hanya untuk melihat-lihat pembangunan yang selama ini banyak diberitakan.
Namun selama perjalanan menggunakan bus listrik, ia mendapatkan banyak informasi dari Pemandu Wisata IKN mengenai rencana pengembangan kawasan serta fungsi dari berbagai bangunan yang ada di kawasan tersebut.
“Awalnya cuma ingin jalan-jalan karena penasaran dengan pembangunan IKN. Tapi ternyata selama perjalanan ada pemandu wisata yang menjelaskan berbagai tempat yang dilewati. Jadi kita bisa lebih memahami konsep ibu kota baru ini,” kata Rafi.
Saat ini tercatat sekitar 25 orang Pemandu Wisata IKN yang bertugas mendampingi pengunjung di kawasan KIPP Nusantara. Mereka berasal dari masyarakat lokal serta kelompok sadar wisata yang dilibatkan langsung dalam program pelayanan kunjungan.
Program ini menjadi salah satu upaya Otorita IKN dalam memberdayakan masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pengunjung yang datang ke ibu kota baru.
Baca Juga : Perak Dilirik Investor, Benarkah Jadi Investasi Paling Menjanjikan?
Sebelum mulai bertugas, para pemandu wisata tersebut telah mengikuti berbagai pelatihan khusus. Pelatihan ini meliputi pengetahuan tentang pembangunan ibu kota baru, sejarah kawasan Nusantara, pelayanan wisata, hingga kemampuan komunikasi dengan pengunjung.
Selain itu, mereka juga menjalani program pemagangan yang berlangsung cukup lama agar dapat memahami secara mendalam berbagai informasi mengenai IKN. Hal ini penting karena banyak pengunjung yang datang dengan berbagai pertanyaan terkait pembangunan ibu kota baru tersebut.
Dari seluruh pemandu yang bertugas, sebagian besar bahkan telah memperoleh sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa mereka memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan wisata yang profesional.
Salah satu Pemandu Wisata IKN, Risa Astuti, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dapat menjadi bagian dari program tersebut. Ia mengaku senang bisa berinteraksi langsung dengan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, banyak masyarakat yang datang dengan rasa penasaran mengenai pembangunan IKN yang kini menjadi salah satu proyek pembangunan terbesar di Indonesia.
“Setiap hari kami bertemu dengan pengunjung dari berbagai kota. Banyak yang ingin tahu bagaimana perkembangan IKN dan apa saja yang sedang dibangun di sini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Otorita IKN yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk terlibat dalam program pelayanan kunjungan tersebut.
Menurut Risa, program Pemandu Wisata IKN tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi dirinya, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk ikut terlibat dalam pengembangan kawasan Nusantara.
“Kami berharap program ini bisa terus berkembang seiring dengan semakin majunya pembangunan IKN. Semoga semakin banyak pengunjung yang datang dan bisa melihat langsung perkembangan ibu kota baru ini,” katanya.
Sementara itu, pembangunan IKN sendiri terus menunjukkan progres yang cukup pesat. Pemerintah menargetkan berbagai infrastruktur utama di kawasan inti pusat pemerintahan dapat segera difungsikan dalam beberapa tahap ke depan.
Beberapa proyek besar seperti pembangunan Istana Negara, kantor kementerian, serta berbagai fasilitas penunjang pemerintahan terus dikebut pengerjaannya. Selain itu, pembangunan hunian aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi salah satu prioritas agar proses pemindahan pemerintahan dapat berjalan secara bertahap.
Konsep kota hijau juga menjadi fokus utama dalam pembangunan IKN. Pemerintah menargetkan sebagian besar wilayah Nusantara akan didominasi oleh ruang terbuka hijau serta kawasan hutan yang tetap dilestarikan.
Transportasi ramah lingkungan seperti bus listrik yang digunakan untuk melayani pengunjung menjadi salah satu simbol transformasi menuju kota modern yang berkelanjutan.
Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat untuk melihat langsung pembangunan ibu kota baru, peran Pemandu Wisata IKN diperkirakan akan semakin penting di masa mendatang.
Melalui penjelasan yang diberikan oleh para pemandu wisata tersebut, pengunjung dapat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai visi besar pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia sekaligus kota masa depan yang mengusung konsep modern, hijau, dan berkelanjutan.
Sumber : ikn.go.id


















Responses (3)