Paspor Indonesia pada 2026 memiliki akses ke sekitar 70 destinasi tanpa visa yang harus diperoleh sebelum keberangkatan menurut Henley Passport Index. Namun, angka tersebut tidak berarti seluruh destinasi memberikan bebas visa murni karena dapat mencakup fasilitas seperti visa on arrival atau izin perjalanan tertentu.
Berapa Negara yang Bisa Dikunjungi dengan Paspor Indonesia?
Data Henley Passport Index 2026 mencatat bahwa paspor Indonesia memberikan akses perjalanan ke 70 destinasi tanpa pemegang paspor harus mendapatkan visa sebelum melakukan perjalanan.
Istilah ini penting untuk dipahami karena terdapat perbedaan antara visa-free, visa on arrival, dan izin perjalanan elektronik. Ketiganya sama-sama dapat membuat perjalanan lebih mudah, tetapi prosedur dan persyaratannya berbeda.
Karena itu, ketika seseorang membaca bahwa paspor Indonesia dapat mengakses puluhan negara tanpa visa, bukan berarti seluruh negara tersebut dapat dimasuki tanpa prosedur apa pun.
Negara ASEAN yang Mudah Dikunjungi WNI
Kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah dengan akses perjalanan paling mudah bagi pemegang paspor Indonesia. Hubungan antarnegara ASEAN turut mendukung kemudahan mobilitas masyarakat.
- Malaysia
- Singapura
- Thailand
- Brunei Darussalam
- Filipina
- Vietnam
- Laos
- Kamboja
- Myanmar
- Timor-Leste
Meski demikian, lama tinggal dan persyaratan masuk dapat berbeda antara satu negara dengan negara lainnya. Wisatawan tetap perlu memeriksa ketentuan terbaru sebelum keberangkatan.
Bagaimana dengan Jepang dan Korea Selatan?
Jepang dan Korea Selatan merupakan dua destinasi favorit wisatawan Indonesia. Namun, wisatawan tidak boleh langsung menganggap bahwa seluruh pemegang paspor Indonesia otomatis mendapatkan akses bebas visa.
Beberapa negara menerapkan visa elektronik, electronic travel authorization atau persyaratan khusus bagi wisatawan dari negara tertentu. Ketentuan tersebut dapat berubah sehingga pemeriksaan aturan resmi sebelum membeli tiket sangat penting.
Destinasi Asia Lainnya
Selain kawasan ASEAN, sejumlah destinasi Asia juga memberikan akses perjalanan yang relatif mudah bagi WNI. Hong Kong dan Makau menjadi contoh destinasi yang populer di kalangan wisatawan Indonesia.
Kemudahan perjalanan tersebut menjadikan kawasan Asia sebagai salah satu pilihan utama bagi wisatawan Indonesia karena jaraknya relatif dekat dan biaya perjalanan dapat lebih terjangkau dibandingkan perjalanan ke Eropa atau Amerika.
Paspor Indonesia dan Negara Amerika Selatan
Akses perjalanan paspor Indonesia tidak hanya terbatas pada Asia. Sejumlah negara di Amerika Selatan juga memberikan kemudahan bagi pemegang paspor Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Chile
- Ekuador
- Peru
Amerika Selatan menawarkan berbagai destinasi unik, mulai dari pegunungan Andes, kawasan Amazon, hingga situs sejarah dunia. Namun, karena jarak yang sangat jauh dari Indonesia, wisatawan perlu mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang.
Destinasi Afrika yang Bisa Menjadi Pilihan
Kawasan Afrika juga masuk dalam peta perjalanan pemegang paspor Indonesia. Beberapa negara memberikan fasilitas masuk yang lebih mudah dibandingkan negara lainnya.
Maroko menjadi salah satu destinasi populer karena memiliki perpaduan budaya Arab, Afrika, dan Eropa. Sementara negara Afrika lainnya memiliki ketentuan berbeda mengenai visa dan izin masuk.
Bagaimana dengan Negara-Negara Pasifik?
Kawasan Pasifik juga menawarkan sejumlah pilihan bagi wisatawan Indonesia. Negara-negara kepulauan seperti Fiji, Kiribati, Mikronesia, Palau, Samoa, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu memiliki kebijakan perjalanan yang dapat memberikan kemudahan bagi pemegang paspor Indonesia, dengan persyaratan masing-masing.
Destinasi tersebut cocok bagi wisatawan yang menyukai pantai, kehidupan kepulauan, wisata bahari, dan pengalaman budaya yang berbeda.
Bebas Visa Bukan Berarti Bebas Persyaratan
Hal yang sering disalahpahami wisatawan adalah anggapan bahwa bebas visa berarti seseorang dapat masuk dan tinggal tanpa batas waktu.
Pada kenyataannya, setiap negara tetap memiliki aturan imigrasi. Wisatawan dapat diminta menunjukkan paspor yang masih berlaku, tiket pulang, bukti akomodasi, tujuan perjalanan, dan bukti kemampuan finansial.
Selain itu, fasilitas bebas visa umumnya hanya berlaku untuk kunjungan tertentu. Jika seseorang ingin bekerja, kuliah dalam jangka panjang, atau menetap, biasanya diperlukan visa atau izin tinggal khusus.
Mengapa Jumlah Negara Bebas Visa Bisa Berubah?
Jumlah negara bebas visa bagi paspor Indonesia bukan angka yang bersifat permanen. Kebijakan visa dapat berubah karena hubungan diplomatik, perjanjian bilateral, keamanan, kebijakan imigrasi, serta perubahan sistem perjalanan internasional.
Karena itu, angka yang terdapat pada satu indeks dapat berbeda dengan indeks lainnya. Perbedaan juga dapat terjadi karena masing-masing lembaga menggunakan metodologi penghitungan yang berbeda.
Selalu periksa ketentuan imigrasi negara tujuan sebelum berangkat. Pastikan informasi mengenai visa, masa berlaku paspor, lama tinggal, tiket pulang, dan persyaratan masuk masih berlaku pada tanggal perjalanan.
Perbandingan dengan Paspor Terkuat Dunia
Jika dibandingkan dengan negara yang memiliki paspor terkuat di dunia, posisi Indonesia masih berada cukup jauh. Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya memiliki akses ke jauh lebih banyak destinasi.
Kekuatan sebuah paspor dipengaruhi berbagai faktor, termasuk hubungan diplomatik, kerja sama internasional, stabilitas politik, keamanan, dan kebijakan imigrasi.
Semakin banyak negara yang memberikan akses tanpa visa sebelum keberangkatan, semakin tinggi mobilitas internasional yang dimiliki pemegang paspor tersebut.
Tips Sebelum Bepergian ke Negara Bebas Visa
- Pastikan paspor masih berlaku sesuai ketentuan negara tujuan.
- Periksa batas maksimal lama tinggal.
- Pastikan tujuan perjalanan sesuai dengan izin masuk.
- Siapkan tiket pulang atau tiket perjalanan berikutnya jika diwajibkan.
- Siapkan bukti pemesanan hotel atau alamat tempat tinggal.
- Periksa apakah negara tujuan membutuhkan electronic travel authorization.
- Periksa kembali aturan imigrasi beberapa hari sebelum keberangkatan.











